Powered by Blogger.

Pizza E Birra



Horray, akhirnya setelah lama nggak ketemuan sama mas patjar, kali ini kita bisa pergi malem mingguan bareng! Sebelumnya mas patjar ngirimin foto pizza manis dari instagram. Terus dari situ, kita mulai browsing restoran pizza mana aja yang punya menu pizza sebagai dessert. Dari hasil browsing, akhirnya kita memutuskan untuk menghabiskan malam minggu di Pizza E Birra Plaza Indonesia.



Ambience

Pizza E Birra di Plaza Indonesia ini terletak di level  5, dekat dengan Urban Kitchen. Tempatnya nggak terlalu besar sih. Tapi ada area smoking dan non-smoking. Nuansanya dominan berwarna gelap dengan furniture kayu dan dinding bergoreskan kapur.


Malem itu tempatnya lagi rameee banget. Hokinya, kita dapet tempat duduk di sofa yang menghadap ke jendela, sehingga lebih leluasa untuk motret dan ngobrol. Cuma sayang pencahayaannya memang dibuat remang-remang dengan lampu kuning gitu. Overall, tempatnya asyik dengan suasana cozy.

Food

El Diablo (Rp. 52.000 – Reguler)

Sebagai appetizernya, kami memesan chicken wings yang menjadi signature appetizer dari Pizza E Birra ini. El Diablo ini adalah racikan sayap ayam dengan bumbu pedas. Namun saat kami coba, ternyata tidak pedas sama sekali. Bumbunya cukup thick dan meresap ke daging ayamnya, tetapi tidak pedas. Kami justru merasa ada sedikit asam dari perasan jeruk lemon pada sausnya.  Sebagai appetizer, menu ini lumayan enak karena bumbunya sangat meresap dan lebih baik dikonsumsi selagi hangat.



Meet Me in Heaven (Rp. 85.000 – Reguler)

Nah, untuk main course- nya, kami memesan pizza yang juga bertitel memiliki cita rasa pedas dengan taburan daging (soalnya mas patjar doyan banget sama daging dan rasa pedas). Meet me in heaven merupakan pizza dengan adonan agak tipis nan renyah, lengkap dengan topping yang terdiri dari bola-bola daging sapi chunky sized, salami, turkey ham, dan saus yang cukup pedas. Sausnya sendiri agak mirip dengan El Diablo, ada sedikit rasa asam, namun cita rasa pedasnya lebih terasa pada menu ini. Pinggiran roti pizzanya garing banget deh, enak. Tapi kejunya kurang banyak.



Pizza Smash n Oreo Cheese Cake (Rp. 49.000 – Reguler)

Sesuai tujuan awal datang kesini, kami memesan pizza manis sebagai dessertnya. Pilihan jatuh pada oreo cheese cake. Pizza dessert ini adonannya berbeda sekali dengan pizza yang main course, karena adonan pizza dessert sangat crunchy, thin, flaky, pokoknya tipis dan garing. Toppingnya ada ice cream vanilla, oreo, dan cream cheese yang dituang disekeliling permukaan pizza. Cream cheese pada menu ini memberikan cita rasa asam dari perasan jeruk lemon. Jadi rasanya unik banget, asem, manis, asin, dan garing.



Beverages

Strawberry Shake (Rp. 39.000)

Minuman pesenan mas patjar rasanya cenderung manis dan teksturnya sangat thick. Enak siih, nyegerin, tapi gelasnya kecil banget. Untuk manisnya sudah pas dengan takaran ice cube yang tidak berlebih.



Green Tea Mint (Rp. 32.000)

Datang dengan gelas yang besar (cold), green tea mint ini cocok banget sebagai pelepas dahaga setelah selesai makan aneka pizza dan menu yang pedas-pedas. Segarnya green tea dan mint bener-bener pas buat ngilangin rasa berat setelah makan pizza tadi. Enak tehnya..



Service


Pelayanan disini oke banget, pelayannya ramah, mereka suka bercanda tapi nggak main-main dalam melayani pengunjung. Pesanan pun datangnya cepat meskipun malam itu ramai sekali. Good job!

Terimakasih ya mas Arief udah nemenin wisata kuliner chuntixx di malam minggu kali ini. Sampai jumpa di tahun baru 2016 ya sayang :*

Counclusion

Harga: Skala 1 – 10 = 7.5 (1 sangat murah & 10 sangat mahal)


Makanan: Skala 1 – 10 = 8.2 (1 terrify & 10 divine)


Service: Skala 1 – 10= 7.8 (1 worst & 10 Excellent)


Fasilitas: Dine in, 
Wifi, Smoking and non Smoking area

Tempat: Casual Dining, Cozy


Cocok untuk: Couple, Friends 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mbah Jingkrak



Saya heran kenapa tempat ini rame banget, padahl saya kecewa dengan pengalaman makan saya disini. Tapi karena awalanya penasaran sama keunikkan tempatnya yang super nyentrik, akhirnya saya, bunda, dan uwak memilih pergi ke daerah Setiabudi untuk makan di Mbah Jingkrak. Apalagi, Mbah Jingkrak ini terkenal banget sama olahan masakan supeerr pedaaasnya yang merupakan selera Bunda saya.



Ambience

Pertama kali dateng sih, tempatnya nggak begitu besar. Parkiran siang itu juga rame banget padahal hari libur loh (dan itu kawasan perkantoran). Pas masuk, kita disambut sama masakan pramanan yang disajikan dengan piring tanah liat berlapis daun pisang.



Saya duduk di area taman. Memang benar kalau dari segi seni, tempat ini asli nyentrik abis. Banyaaaak banget benda aneh-aneh dipajang di restoran ini. Ada pula kolam serta jembatan kayu untuk masuk ke area taman. Nyeni abis. Unik abis. Nyeleneh abis. Nyentrik abis. Udah abis.

Food

Untuk memilih makan di Mbah Jingkrak, saat kita datang ke restoran ini kita bakal dilayanin sama 1 waitress yang siap mencatat pesanan kita. Kita tinggal menunjuk saja pengennya apa, karena menunya sendiri sudah tersaji di meja prasmanan. Karena porsinya kecil-kecil, kami memesan cukup banyak jenis, yaitu:



Oseng Bunga Pepaya (Rp. 15.000) : Biasa aja, nggak pedes, kurang bumbu, dingin.

Oseng Jamur (Rp. 15.000) : Lumayan enak, tapi dingin.



Perkedel Kentang (Rp. 11.000) : Tidak mencicipi

Oseng Terong (Rp. 15.000) : Biasa aja, tidak pedas, terlalu oily, dingin.



Telur Ahay (Rp. 12.500) : Ini telur dadar pake saus asem manis. Lumayan enak, tapi dingin.

Ikan Bawal bejo (Rp. 25.000) : Biasa aja, kurang bumbu, dingin.



Sop Ndeso (Rp. 15.000) : Biasa aja, kaya sop rumahan, dingin.

Gurame Ewer-ewer (Rp. 30.000) : Kurang garing, tidak pedas, dingin.



Nasi Bakar Asoy (Rp. 22.500) : Enak, banyak ikan terinya, gurih, wangi, panas, porsinya pas.

Sambal Iblis (Rp. 11.000) : Tidak pedas kalau menurut Bunda saya

Sambal Terasi (Rp. 8.000) : Biasa saja, tidak bekesan

Overall, untuk makanan banyak sekali yang mengecewakan. Harganya super mahal. Porsi kecil. Rasa biasa banget. Dingin!!! Iya, dingin!!!  Untuk pesanan saya aja, seporsi saya menghabiskan Rp.65.000 untuk makan jamur, terong, telor, dan nasi bakar. Padahal kalo saya makan di Abuba, udah bisa makan steak tuh harga segitu!

Minumannya juga nggak enak. Saya pesan Srikandi. Itu jus nanas terus ada campuran sodanya. Nggak manis, keenceran.

Service

Ya Allah pelayanannya worst banget. Udah lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……. Terus pas dateng alasannya, “Iya Bu, ini makanannya kan kami panaskan dulu jadi agak lama”. Jujur, semua makanannya dingin kecuali nasi. Asli deh.

Udah gitu kita minta dibawain welcome drink beras kencur. Bilangnya, “Baik Bu, sebentar saya ambilkan”. Bahasanya ramah, tapi abis itu ilang nggak balik-balik buat bawain pesenan. Terus kita pesen lagi ama waitress yang lain, sama, dia ilang juga. Sama waitress ketiga karena kita marah-marah udah emosi akhirnya baru deh dibawain.

Saya heran kenapa tempat ini ruame puoolll.. Jadi sempat suudzon juga ya, soalnya kan tempat ini nuansanya klenik banget, masa iya makanan nya di jampi-jampi ya? Ahahaha.. wallahualam. Pokoknya saya dan keluarga kecewa. Sampai  jadi lelucon, “Katanya makannya dipanasin, tapi kok dingin? Apa abis dipanasin dijampi-jampi dulu ya pake mantra panjang sampe akhirnya jadi dingin?”… Gitu…

Counclusion

Harga: Skala 1 – 10 = 8 (1 sangat murah & 10 sangat mahal)


Makanan: Skala 1 – 10 = 6 (1 terrify & 10 divine)


Service: Skala 1 – 10= 6 (1 worst & 10 Excellent)


Fasilitas: Dine in, 
Parking, Rest Room, Outdoor area

Tempat: Traditional, Unique, Java Themed


Cocok untuk: Family, Friends

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Yagami Ramen House



Di kesempatan kali ini, mumpung adik saya baru balik dari Semarang, saya mau ngajakin dia makan ramen yang pernah saya datangi sebelumnya sama Bunda. Lokasinya nggak jauh dari rumah, yaitu di pinggir jalan Kalimalang. Saya suka banget ramen disini, makanya kali ini mau merekomendasikan ke Ochank.

Ambience

Ngaku anak tahun 90an? Harusnya sih kenal sama anime-anime Jepang ya.. Nah kalo kamu suka sama anime Jepang, tema restoran ini pasti oke banget buat kamu. Ada banyak hiasan dinding yang bergambar anime Jepang seperti naruto, modifikasi doraemon, dll. Interiornya pun dibuat se-Jepang mungkin. Didominasi oleh warna merah dan furniture kayu, tematik jepangnya benar-benar terasa meskipun didesain casual.



Untuk ruangan indoor ada fasilitas AC, tapi buat yang mau ngeroko, juga ada area outdoor yang juga terjaga kebersihannya. Resto casual ini bener-bener oke menurut saya, karena temanya kuat, tempatnya nyaman, bersih, dan bisa pilih mau di lantai 1, lantai 2, ataupun outdoor.



Food

Okonomiyaki Tuna (Rp. 24.000)

Sebagai appetizer, kita pesen okonomiyaki tuna. Sumpaaahhh okonomiyakinya enak parrah. Teksturnya smooth, tapi bagian luarnya agar sedikit garing karena ditaro diatas hotplate. Terus toppingnya juga banyak. Katsuo boshinya nggak pelit, saus mayonesnya banyak, saus teriyakinya juga melimpah. Enak banget. Saya dan Ochank sepakat bahwa ini merupakan okonomiyaki yang suksesss.. adonannya pas, rasanya pun lezat, porsinya juga nggak mini-mini amat.



Echa Ramen (Rp. 22.000)

Maken ramen harga dua puluh ribuan di Jakarta? Langka abeeess.. Apalagi yang rasanya sedahsyat ini. biasanya ramen harga murah rasanya sama aja kayak mie instan. Di Yagami beda. Kuah kaldunya enak banget. Untuk echa ramen, kuah aslinya berwarna putih seperti ada campuran susu (tapi nggak tau deh beneran susu apa bukan). Rasanya sangat light, jadi si Ochank nambah cabe sampe level 3 untuk memberi sensasi pedas.



Ebitamanegi Ramen + Crab Claw (Rp. 28.000)

Menu pesenan saya ini kuahnya juga berwarna agak putih tetappi rasanya lebih gurih daripada yang echa karena menggunakan ebi (udang kering) sebagai campurannya. Saya menambahkan crab claw sebagai pendampingnya. Lengkap dengan nori dan telur, ramen ini manteebb banget. Pedasnya pas, gurihnya pas, kekenyalan mie nya juga bagus. Top banget!





Drink

Anmitsu (Rp. 32.000)

Sebenernya untuk minuman kali ini, saya dan Ochank nggak mesen yang aneh-aneh, Cuma ocha aja. Tapi dessertnya kita pesen anmitsu. Buat yang udah nggak asing sama es cendol Taiwan ala Hong Tang, nah anmitsu ini ya sejenis itu. Ada berbagai pudding dan bubble terus pake tambahan green tea ice cream pada bagian atasnya. Untuk dessert juga enak, ya standar cendol Taiwan lah rasanya. Cuma kurang warna-warni aja sih puddingnya.



Service

Pelayanan disini ramaaah banget. Kerjanya cepet, makanan datengnya juga cepet. Pokoknya dari segi pelayanan oke, rasa mantap, harga murah meriah, tempat cakep, kurang apa lagi ya? Hahaha,, saya sama Ochank sependapat kalo retsoran ini bener-bener recommended untuk ukuran Jakarta. Kapan lagi bisa makan ramen murah, enak, eksklusif lagi??

Counclusion

Harga: Skala 1 – 10 = 7 (1 sangat murah & 10 sangat mahal)


Makanan: Skala 1 – 10 = 8.8 (1 terrify & 10 divine)


Service: Skala 1 – 10= 8.0 (1 worst & 10 Excellent)


Fasilitas: Dine in, Wifi, Parking, Rest Room, outdoor area, comics, Cable TV


Tempat: Casual Dining


Cocok untuk: Friends, Couple


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS